|
|
||
|
|
Latar Belakang
Berangkat dari keterpurukan ekonomi bangsa Indonesia dikarenakan bangsa ini hanya dijadikan pasar oleh bangsa asing dan tidak punya daya saing di kancah global, padahal dari segi sumber daya, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia Indonesia melimpah, tapi sepertinya banyak yang belum terberdayakan dengan baik maupun tidak bisa dipasarkan secara kompetitif di pasar internasional, maka perlu diadakan suatu tindakan nyata untuk memasuki pasar global, khususnya melalui perdaganggan melalui internet atau ecommerce.
Banyaknya permintaan dan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang hendak mempelajari Internet Marketing guna memasarkan produk dan jasanya ke pasar global serta keinginan untuk mengamalkan ilmu dan memberdayakan masyarakat Indonesia khususnya pelaku UMKM, maka dipandang perlu untuk mendirikan Balina Internet Marketing.
Tidak dapat dipungkiri bahwa Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sangat mempengaruhi roda pertumbuhan perekonomian Negara kita. Tercatat pada tahun 2007 dengan jumlah UMKM sekitar 48.929.636 unit yang terdistribusi ke dalam 9 sektor, dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) UMKM sebesar 1.778,75 triliun rupiah atau menyumbang sekitar 53 persen dari PDB Nasional. Apalagi jika dilihat dari sisi penyerapan tenaga kerja yang mencapai 85,4 juta jiwa (Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah).
Balina Internet Marketing (BIM) diharapkan menjadi agent of change for small business environment dan dapat membantu mengembangkan Usaha Kecil Mikro & Menengah (UMKM) dalam menembus pasar global, meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, meningkatkan penetrasi Internet di Indonesia dan membuka kesempatan kerja baru melalui pendidikan Internet Marketing.
Leave a Reply