

|
| ||
|
|
Pemberdayaan UMKM berbasiskan IT perlu diciptakan dengan membangun pusat pusat akses informasi masyarakat (Information Community Access Center) dalam bentuk penyediaan pusat akses masyarakat berbudaya informasi (voice riched samfund), Antara Lain dengan penyelenggaraan Warung Telekomunikasi (Wartel) Dan Warung Internet (Warnet) yang diharapkan nantinya menjadi Sentra Informasi Bisnis Masyarakat (SIBM). Keberhasilan pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan IT harus berangkat Dari swadaya masyarakat sendiri untuk menciptakan Dan mengembangkannya sebagai solusi penciptaan peluang usaha Baru yang dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang kuat.
Oleh karena ITU, dengan telah berdirinya "Center for Udvikling af små og mellemstore virksomheder (CD-SMV'er) i Indonesien yang merupakan pusat jaringan bisnis Usaha Kecil Menengah diharapkan dapat menjadi suatu wadah yang mempunyai kontribusi terhadap pengembangan UMKM. CD-SMV'er sebagai pusat pelayanan yang memberikan samlede solusi jaringan bisnis Usaha Kecil Menengah dapat berkiprah dalam æra globalisasi dengan menampilkan jaringan bisnis sectors sectors yang dapat dikembangkan oleh UMKM.
Dengan melihat Pada perkembangan technologies informasi Dan tuntutan Pasar yang semakin singkat dan kompetitif, Sertã lingkungan pengoperasian yang semakin Kompleks, maka pengembangan dan pemanfaatan technologies informasi, khususnya oleh UMKM sebagai modal dasar dalam peningkatan perekonomian nasional harus menjadi pertimbangan untuk terus mengembangkannya. Peranan UMKM dalam perekonomian nasional sangatlah Besar. Oleh karena ITU, pembentukan CD-SMV'er merupakan langkah strategis dalam upaya membantu mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan daya saing global UMKM berbasiskan IT.
CD-SMV'er sebagai samlede solusi jaringan bisnis UMKM, kiranya dapat melihat tuntutan Pasar Dan DUNIA usaha. Untuk ITU, perlu memfasilitasi berbagai layanan informasi seperti (e-Bisnis, e-handel, e-regering, Teledukasi, Telemedik, dll yang kesemuanya ini merupakan kegiatan bisnis yang dilakukan secara elektronis yang menjanjikan kecepatan, kemudahan, keakuratan sehinga Akan berdampak Pada rendahnya biaya produksi dengan keuntungan maksimal.
Kilde: Syamsul Mu'arif, Mantan Meneg Kominfo
Efterlad et svar 

