<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Balina Internet Marketing Pendidikan Bisnis Online &#187; Mengantar UMKM Menembus Pasar Global</title>
	<atom:link href="http://www.thebalina.com/category/mengantar-umkm-menembus-pasar-global/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.thebalina.com</link>
	<description>Solusi Cerdas Meningkatkan Profit Produk dan Jasa Anda Melalui Internet</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Dec 2011 14:52:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<image>
<link>http://www.thebalina.com</link>
<url>http://www.thebalina.com/wp-content/mbp-favicon/logo1.jpg</url>
<title>Balina Internet Marketing Pendidikan Bisnis Online</title>
</image>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Raja Luwak dari Liwa Lampung Barat</title>
		<link>http://www.thebalina.com/raja-luwak-dari-liwa-lampung-barat.php</link>
		<comments>http://www.thebalina.com/raja-luwak-dari-liwa-lampung-barat.php#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2011 04:43:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing Creative]]></category>
		<category><![CDATA[Mengantar UMKM Menembus Pasar Global]]></category>
		<category><![CDATA[Testimonial UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[civet coffe]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Luwak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thebalina.com/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia adalah negara penghasil kopi. Kopi yang terkenal di dunia dari Indonesia adalah kopi luwak yang mahal harganya. Salah satu pengusaha kopi luwak yang terkenal adalah Gunawan Supriadi (41). Ia pernah memiliki reputasi yang buruk. Pada masa lalunya, ia dikenal sebagai ”preman” yang menguasai sejumlah lahan perparkiran di Liwa, Lampung Barat. Namun, kini, warga lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><a href="http://www.thebalina.com/raja-luwak-dari-liwa-lampung-barat.php/olympus-digital-camera" rel="attachment wp-att-394"><img class="size-full wp-image-394" title="Raja Luwak dari Lampung Barta" src="http://www.thebalina.com/wp-content/uploads/2011/09/Gunawan-Raja-Luwak.jpg" alt="" width="595" height="446" /></a>Indonesia adalah negara penghasil kopi. Kopi yang terkenal di dunia dari Indonesia adalah kopi luwak yang mahal harganya. Salah satu pengusaha kopi luwak yang terkenal adalah <strong>Gunawan Supriadi</strong> (41). Ia pernah memiliki reputasi yang buruk. Pada masa lalunya, ia dikenal sebagai ”preman” yang menguasai sejumlah lahan perparkiran di Liwa, Lampung Barat. Namun, kini, warga lebih banyak mengenalnya sebagai pengusaha kopi luwak yang disegani.</p>
<p>Gunawan merupakan salah satu produsen kopi luwak di Way Mengaku, Liwa, Lampung Barat, dengan merek dagang <a title="Kopi Luwak RAJA LUWAK" href="http://www.rajaluwak.co.id" target="_blank">Raja Luwak</a>. Kopi luwak yang dihasilkan lewat pemeliharaan luwak di pekarangan rumahnya kini mampu menembus kafe-kafe mewah di Jakarta dan sejumlah kota besar di Tanah Air.</p>
<p>Bahkan, kopi luwak yang dihasilkan dari ”kampung” ini menjelma sebagai komoditas termasyhur di dunia. Bekerja sama dengan sejumlah eksportir, kopi luwak yang dihasilkan itu kini dinikmati pencinta kopi di beberapa negara, antara lain, Korea, Jepang, Hongkong, dan Kanada.<span id="more-341"></span></p>
<p>Kopi luwak produksi Gunawan telah menambah khazanah kekayaan kopi-kopi eksotis Nusantara. Di mata dunia internasional, kopi luwak asal Indonesia, khususnya dari Liwa, memiliki reputasi teramat baik, bahkan disebut-sebut sebagai salah satu kopi termahal dan terlangka di dunia.</p>
<p>Di luar negeri harga bisa mencapai Rp 5 juta-Rp 8 juta per kilogram dalam bentuk bubuk. Bandingkan dengan biji kopi Hacienda dari Panama dan kopi St Helena, Afrika, yang masuk di dalam jajaran kopi dunia termahal dengan harga masing-masing Rp 1,5 juta dan Rp 1 juta per kg. Gunawan menjual kopi luwak dalam bentuk bubuk dengan harga tidak lebih dari Rp 600.000 per kg.</p>
<p><strong>Memberi Nilai Tambah<br />
</strong></p>
<p>Selain mengharumkan nama daerah, bagi Gunawan, hal yang lebih penting adalah keberadaan kopi luwak dapat memberikan nilai tambah, yaitu penghidupan yang lebih layak bagi dirinya dan para perajin atau produsen kopi luwak lainnya. Pada gilirannya, para petani kopi juga bisa lebih terangkat kesejahteraannya.</p>
<p><em>”Usaha macam ini kan bisa menyejahterakan masyarakat yang penghidupannya rata-rata masih morat- marit. Petani (kopi) pun jadi punya uang tambahan di musim belum panen. Mereka tidak kesulitan harus menjemur dulu kopi di musim (ekstrem) ini,”</em> ujar Gunawan.</p>
<p>Ketua kelompok perajin kopi Raja Luwak ini sekarang membina dan mengoordinasikan 10 produsen kopi luwak lainnya di Gang Pekonan, Way Mengaku, Liwa. Sebagian besar di antara mereka adalah para pemula yang tidak memiliki pasar ataupun merek dagang sendiri.</p>
<p><em>”Saya menampung sebagian kopi dari mereka, lalu membantu menjualnya, terutama jika kebetulan ada pesanan yang besar,”</em> ujarnya. Setiap perajin diharuskan menyetor 5 kg kopi luwak dalam bentuk brenjelan (masih berupa kotoran) dan pemotongan hasil keuntungan.</p>
<p>Iuran-iuran ini memiliki banyak fungsi, di antaranya bantuan pinjaman permodalan, termasuk untuk membeli kandang dan luwak. Gunawan berpikir sebaliknya jika dibandingkan banyak produsen kopi luwak yang berpandangan bahwa usaha itu lebih baik dimonopoli mengingat kerasnya persaingan.</p>
<p>Liwa akan dikenal sebagai sentra kopi luwak budidaya. Pada gilirannya, Gunawan berharap usahanya juga akan menyelamatkan luwak yang populasinya sempat terancam akibat diburu dan dibunuh. <em>”Luwak ini dahulu sering dianggap hama karena suka menghabisi kopi. Di kebun-kebun (kopi), mereka diracun pakai Timex (racun babi),”</em> kisah Gunawan.</p>
<p>Gunawan mulai menekuni usaha kopi luwak sekitar tiga tahun lalu. Itu berawal dari hobinya memelihara hewan-hewan liar, salah satunya luwak. Dua luwak pertamanya diberi nama Inul dan Adam, mengambil nama pasangan penyanyi dangdut beken dan suaminya. Waktu itu, luwak-luwak ini hanyalah dipelihara.</p>
<p><em>”Luwak-luwak saya ini kemudian sering dipinjam seorang kawan. Ia minta izin mengurus dan memberi makan kopi. Lalu, anehnya, kotorannya kok dikumpulkan. Penasaran, saya lalu minta kenalan saya mengeceknya ke internet, apakah kotoran luwak bisa dijual?”</em> ungkapnya menceritakan pengalamannya merintis usaha kopi luwak.</p>
<p>Dari penelusurannya, ia kemudian memperoleh informasi bahwa di China, 0,5 kg kopi luwak bubuk dihargai Rp 3,2 juta. Dia melihat ini sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Gunawan ketika itu masih bekerja serabutan. Kadang sebagai petugas satpam, kadang mengumpulkan uang parkir dari pasar-pasar. Ketika itu dia memiliki 16 anak buah.</p>
<p>Gunawan kemudian meminta anak buah dan jaringannya mencarikan luwak sebanyak-banyaknya untuk dipelihara dan mencoba memproduksi kopi luwak. Namun, pada awal usahanya, dia terganjal persoalan pemasaran. Ia terpaksa menawarkan dagangannya dari pintu ke pintu kafe dan hotel-hotel.</p>
<p><em>”Saya membawa langsung kopinya. Luwak yang masih kecil dan jinak pun saya bawa. Itu agar mereka percaya kopi ini asli. Bukan sekadar bicara (menawarkan) di internet,”</em> ujarnya.</p>
<p>Perlahan, usahanya berkembang. Jumlah luwak yang dipeliharanya bisa mencapai 60 ekor saat musim kopi. Namun, saat ini yang dipelihara hanya 26 ekor. Sebagian luwak dia serahkan kepada perajin lainnya dan dilepasliarkan ke alam. Rata-rata ia memproduksi 20 kg kopi bubuk dan 2 kuintal bentuk brenjelan tiap bulan.</p>
<p><strong>Sempat Masuk Sel</strong></p>
<p>Kini, setelah perlahan mulai mapan, dia meninggalkan pekerjaan lamanya sebagai koordinator parkir. <em>”Usaha ini jauh lebih aman dan menjanjikan, terutama untuk masa depan saya dan keluarga,”</em> tutur pria yang sempat dua kali masuk sel akibat perselisihan soal parkir ini.</p>
<p>Dari hasil usahanya itu, kini ia bisa membeli sebuah kendaraan dan tengah membangun kafe kopi luwak di rumahnya di Way Mengaku.</p>
<p>Usaha kopi luwak yang ditekuninya bersama belasan warga Way Mengaku lainnya merupakan suatu bentuk kemandirian ekonomi masyarakat. Mulai dari produksi, pengemasan, hingga pemasaran, semuanya dilakukan mandiri, tak ada bantuan dari pemerintah ataupun pengusaha swasta.</p>
<p><em>”Dulu pernah ada pengusaha kaya dari Korea mau ikut usaha, memberikan bantuan modal. Saya sempat ditawari menjadi manajer, tetapi kami sepakat menolak. Kami khawatir nanti justru ’ditendang’. Meskipun kadang sulit, setidaknya ini usaha sendiri. Daripada kita ’dijajah’ asing lagi,”</em> ujar Gunawan.</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/btn/button_75104" title="Raja Luwak dari Liwa Lampung Barat " url="http://www.thebalina.com/raja-luwak-dari-liwa-lampung-barat.php"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thebalina.com/raja-luwak-dari-liwa-lampung-barat.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PRODUK INDONESIA  TAMPIL DI HARRODS</title>
		<link>http://www.thebalina.com/produk-indonesia-tampil-di-harrods.php</link>
		<comments>http://www.thebalina.com/produk-indonesia-tampil-di-harrods.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2011 10:48:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Mengantar UMKM Menembus Pasar Global]]></category>
		<category><![CDATA[Testimonial UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Ghea Pangabean]]></category>
		<category><![CDATA[Harrods]]></category>
		<category><![CDATA[Harrods Department Store]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thebalina.com/?p=363</guid>
		<description><![CDATA[Produk Indonesia tampil di Harrods  Departemen Store. Pusat perbelanjaan bergengsi di London, Inggris. Tidak semata pamer di etalase atau window seperti halnya tahun lalu, tetapi kali ini produk Indonesia benar &#8211; benar tampil dan mewarnai kemewahan yang dihadirkan Harrods. Di lantai 3, diareal seluas 360 meter persegi, berbagai produk kreatif Indonesia tertata rapi, menarik, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://www.thebalina.com/produk-indonesia-tampil-di-harrods.php/harrods-departemen-store-london" rel="attachment wp-att-364"><img class="aligncenter size-large wp-image-364" title="Harrods  Departemen Store London" src="http://www.thebalina.com/wp-content/uploads/2011/09/Harrods-Departemen-Store-London-1024x698.jpg" alt="" width="600" height="419" /></a><a href="http://www.thebalina.com/produk-indonesia-tampil-di-harrods.php/harrods_department_store" rel="attachment wp-att-365"><img class="aligncenter size-large wp-image-365" title="Harrods_Department_Store" src="http://www.thebalina.com/wp-content/uploads/2011/09/Harrods_Department_Store-1024x731.jpg" alt="" width="600" height="419" /></a><a href="http://www.thebalina.com/produk-indonesia-tampil-di-harrods.php/ghea-pangabean-collection" rel="attachment wp-att-366"><img class="aligncenter size-large wp-image-366" title="Ghea Pangabean Collection" src="http://www.thebalina.com/wp-content/uploads/2011/09/Ghea-Pangabean-Collection-1024x723.jpg" alt="" width="600" height="419" /></a></p>
<p>Produk Indonesia tampil di <a title="Harrods Department Store" href="www.harrods.com" target="_blank">Harrods  Departemen Store</a>. Pusat perbelanjaan bergengsi di London, Inggris. Tidak semata pamer di etalase atau window seperti halnya tahun lalu, tetapi kali ini produk Indonesia benar &#8211; benar tampil dan mewarnai kemewahan yang dihadirkan Harrods.</p>
<p>Di lantai 3, diareal seluas 360 meter persegi, berbagai produk kreatif Indonesia tertata rapi, menarik, dan elegan. Memikat hati para pengunjung, baik warga Inggris maupun turis mancanegara dari Timur Tengah atau dari Eropa daratan.</p>
<p>Mereka yang hadir mengamati satu demi satu produk Indonesia. Sesekali tampak gurat kekaguman di wajah mereka. Terkadang tampak pula rasa penasaran. Tetapi setelah membaca narasi dari setiap produk yang dipamerkan, beberapa di antaranya langsung mengangguk paham.</p>
<p>Tak jarang, pengunjung terlihat kagum tatkala melihat produk kreatif yang ditampilkan didesain rumit, dengan tingkat kesulitan tinggi. Mereka bias memahami betapa kuat kesungguhan yang terpancar dari setiap guratan tangan penciptanya.<span id="more-363"></span></p>
<p>Tidak heran pula, pada <em>soft launching, </em>sudah laku terjual senilai 3.000 poundsterling atau sekitar Rp. 42 juta. Utamanya untuk produk kreatif busana. Padahal, pameran dan penjualan produk berlangsung dari 31 Juli &#8211; 26 Agustus 2011.</p>
<p>Tahun lalu, Indonesia hanya bisa memajang produk-produknya di <em>window. </em>Kalaupun ada <em>show case, </em>menyempil. Tetapi kali ini, dengan alokasi dana Rp. 4 miliar untuk keseluruhan kegiatan, Indonesia sudah diperbolehkan menjual aneka produk kreatif.</p>
<p>Mulai dari produk daur ulang seperti tas dari spanduk bekas yang dikerjakan rapi, wadah alumunium dari bekas velg mobil yang dikerjakan sangat prima, berbagai aksesori dari perak dan kuningan khas capung, besek dari tulang bekalang ikan, kertas kado yang dihias menawan dari kertas bekas semen, wayang, kain surta, aneka perhiasan dari perak, berbagai wadah dari kayu sisa bangunan yang berusia puluhan tahun.</p>
<p>Tak ketinggalan berbagai produk busana karya perancang kondang Indonesia Ghea Panggabean. Tampil berbagai produk dari bahan daur ulang itu seolah ingin mengatakan bahwa sampah itu sebenarnya masih bisa berguna.</p>
<p>Barang-barang yang dijual di Harrods itu berkualitas tinggi karena dikerjakan dengan sangat rapi dan hati-hati. Barang-barang itu juga tampil disana setelah melalui seleksi ketat dari manajemen Harrods. Sebagai pusat pembelanjaan ternama dan terkelas, Harrods tentu tidak akan main-main dalam menetapkan kualitas produk yang ditampilkan di sana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terkait tampilnya Indonesia di Harrods, Menteri Perdangangan Mari Elka Pangestu mengatakan, target utama Indonesia melakukan promosi dan menjual aneka produk kreatif untuk membangun citra Indonesia di mata dunia (nation banding) “Banyak masyarakat di luar Indonesia yang belum paham kehebatan Indonesia, baik kekayaan alam maupun kapasitas kretivitasnya,” katanya.</p>
<p>Mari mengatakan upaya menampilkan citra Indonesia di mata dunia tidak akan berhenti sampai di sini. Tahun depan, Indonesia masih akan menampilkan diri di Harrods. Tidak hanya menjual produk kreatif, tetapi juga akan menjual makanan. “Kita memiliki waktu 12 bulan untuk mempersiapkan diri,” katanya</p>
<p>Mari berharap, tahun depan bisa menyajikan produk makanan khas Indonesia, seperti kopi luwak, the, dan cokelat. “Kalau ini bisa dilakukan, tentu sangat bagus karena akan semakin banyak orang yang mengenal kehebatan Indonesia dan produk Indonesia,” katanya</p>
<p>Duta Besar Indonesia untuk Inggris Yuri Octavian Thamrin mengatakan, produk Indonesia sangat berkualitas. Yang dibutuhkan hanya kesempatan untuk bisa tampil dan dikenal luas di pentas dunia, dan promosi di Harrods adalah pilihan tepat. Apalagi setiap bulan, Harrods dikunjungi sekitar 1,4 juta orang.</p>
<p>Upaya pemerintah mengembangkan industry kreatif dan membangun citra di dunia tidak hanya itu. Mari Pengestu secara khusus meminta kerja sama di bidang industry kreatif dan standardisasi produk dengan Inggris. Inggris juga mendukung upaya Indonesia melakukan kesepakatan kerja sama pengembangan ekonomi Indonesia-Uni Eropa.</p>
<p>Pemerintah sudah meretas jalan. Kini, giliran menanti lebih banyak  lagi karya kreatif anak bangsa untuk ditampilkan di berbagai pusat bisnis dunia. (Source : HERMAS E PRABOWO)</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/btn/button_75104" title="PRODUK INDONESIA  TAMPIL DI HARRODS" url="http://www.thebalina.com/produk-indonesia-tampil-di-harrods.php"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thebalina.com/produk-indonesia-tampil-di-harrods.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kopi Luwak</title>
		<link>http://www.thebalina.com/kopi-raja-luwak.php</link>
		<comments>http://www.thebalina.com/kopi-raja-luwak.php#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2011 10:55:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Mengantar UMKM Menembus Pasar Global]]></category>
		<category><![CDATA[civet coffe]]></category>
		<category><![CDATA[kopi luwak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thebalina.com/?p=344</guid>
		<description><![CDATA[Kopi luwak atau dalam bahasa Inggris disebut Civet Coffee adalah salah satu kopi termahal di dunia. Kopi ini berasal dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan hewan luwak (Paradoxurus Hermaphroditus), yakni sejenis musang yang dapat kita temukan di Sumatera bagian selatan dan beberapa daerah di Jawa. Luwak adalah hewan yang senang mengkonsumsi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.thebalina.com/kopi-raja-luwak.php/kopi-pilihan-dan-proses-fermentasi" rel="attachment wp-att-354"><img class="alignleft size-full wp-image-354" title="kopi pilihan dan proses fermentasi" src="http://www.thebalina.com/wp-content/uploads/2011/07/kopi-pilihan-dan-proses-fermentasi.jpg" alt="" width="553" height="368" /></a><a href="http://www.thebalina.com/kopi-raja-luwak.php/natural-kopi-luwak" rel="attachment wp-att-356"><img class="alignleft size-full wp-image-356" title="natural kopi luwak" src="http://www.thebalina.com/wp-content/uploads/2011/07/natural-kopi-luwak.jpg" alt="" width="400" height="599" /></a></p>
<p><strong>Kopi luwak</strong> atau dalam bahasa Inggris disebut Civet Coffee adalah salah satu kopi termahal di dunia. Kopi ini berasal dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan hewan luwak (Paradoxurus Hermaphroditus), yakni sejenis musang yang dapat kita temukan di Sumatera bagian selatan dan beberapa daerah di Jawa.</p>
<p>Luwak adalah hewan yang senang mengkonsumsi buah-buahan. Salah satu buah kegemaran luwak adalah buah kopi. Namun buah kopi yang dimakan oleh luwak bukanlah buah kopi sembarangan. Luwak memiliki insting yang sangat baik dalam mencari buah kopi pilihan. Di dalam saluran pencernaan luwak, daging kopi dicerna, sedangkan biji kopi terfermentasikan dan keluar bersama kotoran luwak. Biji kopi yang ada di kotoran luwak inilah yang dikumpulkan oleh para petani untuk selanjutnya dibersihkan dan dijadikan minuman kopi luwak yang nikmat.</p>
<p>Meskipun diambil dari kotoran luwak, <strong>kopi luwak </strong>sangat spesial di mata para penikmat kopi. Kopi ini sangat tersohor, bahkan hingga ditayangkan di acara Oprah Winfrey Show. Di negeri Paman Sam kopi ini dijual seharga $50.00 tiap cangkirnya. Bahkan di Ingris setelah diracik bersama Jamaica Blue Mountain oleh Peter Jones, kopi ini laku seharga 50 poundsterling atau hampir Rp 1 juta rupiah. Untuk saat ini hasil panen luwak kurang dari 200 KG per tahun. Dan kemungkinan besar kopi ini akan semakin sulit ditemukan seiring dengan makin langkanya luwak yang diburu karena dagingnya dipercaya dapat mengobati penyakit asma.</p>
<p>Produksi dari <strong>&#8220;Natural Kopi Luwak&#8221; </strong>dari UMKM Kabupaten Liwa di export ke Australia dan Taiwan , menyusul UK, US dan Canada.</p>
<p>&nbsp;</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/btn/button_75104" title="Kopi Luwak" url="http://www.thebalina.com/kopi-raja-luwak.php"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thebalina.com/kopi-raja-luwak.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sulam Usus dari Lampung sampai Malaysia</title>
		<link>http://www.thebalina.com/sulam-usus-dari-lampung-sampai-malaysia.php</link>
		<comments>http://www.thebalina.com/sulam-usus-dari-lampung-sampai-malaysia.php#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Nov 2010 02:15:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet Marketing Creative]]></category>
		<category><![CDATA[Mengantar UMKM Menembus Pasar Global]]></category>
		<category><![CDATA[Testimonial UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[industri lampung]]></category>
		<category><![CDATA[sulam lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Sulam Usus]]></category>
		<category><![CDATA[sulaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thebalina.com/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[Provinsi Lampung terkenal dengan mahkota khas Siger, kain tradisional Tapis atau batik lampung. Namun, wilayah yang jadi habitat gajah itu ternyata punya baju adat yang hampir punah, Sulam Usus. Baju atasan pada setiap upacara adat di Lampung ini terbuat dari kain berbahan satin. Kain tersebut dijahit sehingga berbentuk mirip usus. &#8220;Setelah dibalik dan digunting, &#8216;usus&#8217; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-328" title="sulam usus lampung" src="http://www.thebalina.com/wp-content/uploads/2010/11/sulam-usus-lampung1.jpg" alt="sulam usus lampung" width="585" height="310" />Provinsi Lampung terkenal dengan mahkota khas Siger, kain tradisional Tapis atau batik lampung. Namun, wilayah yang jadi habitat gajah itu ternyata punya baju adat yang hampir punah, <strong>Sulam Usus</strong>.<span id="more-327"></span></p>
<p>Baju atasan pada setiap upacara adat di Lampung ini terbuat dari kain berbahan satin. Kain tersebut dijahit sehingga berbentuk mirip usus. &#8220;Setelah dibalik dan digunting, &#8216;usus&#8217; dipola sedemikian rupa,&#8221; Selesai dipola, lanjut dia, kain satin yang sudah dipola itu disulam hingga jadi. Proses penyulaman itu kira-kira memakan waktu dua bulan.</p>
<p>Motif baju sulam usus biasanya hanya dibuatkan satu setelan saja. Ketika dikenakan, baju itu cukup hangat atau tidak membuat badan terasa gerah. Biasanya dipasangkan dengan tapis atau batik lampung.<br />
Harga pakaian yang berasal dari wilayah Kabupaten Pesawaran itu berkisar mulai Rp 2 juta. &#8220;Semakin sulit motif, semakin mahal harganya,&#8221; Para pengusaha sulam susu sering mendapat pesanan dari seluruh Sumatera dan Jawa sampai Malaysia. Bagi masyarakat Indonesia, <strong>sulam usus</strong> dipakai sebagai pakaian pesta adat.  Sedangkan pesanan dari Malaysia biasanya berwarna putih dan diperuntukkan untuk pernikahan.<br />
Untuk pesanan ke negeri seberang, mereka akan menerima email dari kita berupa contoh sejumlah <strong>motif sulam usus</strong>. Mereka akan memilih motif mana yang dikerjakan dan pemesanannya harus dipastikan 2-3 bulan sebelum hari-H.</p>
<p>Industri kecil <strong>sulam usus</strong> tentunya sangat menarik untuk dijadikan ekspor non migas dari kerajinan daerah dengan dibuatkan <strong>toko online professional</strong>.</p>
<p>by<span> Adi Dwijayadi  &amp; Erlangga Djumena</span></p>
<p><span>Source : Kompas<br />
</span></p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/btn/button_75104" title="Sulam Usus dari Lampung sampai Malaysia" url="http://www.thebalina.com/sulam-usus-dari-lampung-sampai-malaysia.php"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thebalina.com/sulam-usus-dari-lampung-sampai-malaysia.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbisnis dengan Memikat Komunitas Maya</title>
		<link>http://www.thebalina.com/berbisnis-dengan-memikat-komunitas-maya.php</link>
		<comments>http://www.thebalina.com/berbisnis-dengan-memikat-komunitas-maya.php#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Nov 2010 01:47:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing Creative]]></category>
		<category><![CDATA[Mengantar UMKM Menembus Pasar Global]]></category>
		<category><![CDATA[Distro]]></category>
		<category><![CDATA[SMALL BUSINESS ENTERPRISE]]></category>
		<category><![CDATA[Toko online]]></category>
		<category><![CDATA[ukm]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM SUKSES]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thebalina.com/?p=319</guid>
		<description><![CDATA[Profesi webpreneur tampaknya menjadi sebuah pilihan yang kini tengah digandrungi anak muda. Sifatnya yang praktis dan memberikan peluang kreativitas sangat pas dengan jiwa muda. Salah satunya adalah Aria Rajasa, CEO GantiBaju.com, sebuah distro online dengan konsep desain kaos berkultur Indonesia yang diciptakan dari user dan untuk user. Hanya dalam waktu setahun, GantiBaju.com mampu mencetak 600 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-321" title="bhineka tunggal ika gantibajudotcom" src="http://www.thebalina.com/wp-content/uploads/2010/11/bhineka-tunggal-ika-gantibajudotcom1.jpg" alt="bhineka tunggal ika gantibajudotcom" width="585" height="340" />Profesi <em>webpreneur </em>tampaknya menjadi sebuah pilihan yang kini tengah digandrungi anak muda. Sifatnya yang praktis dan memberikan peluang kreativitas sangat pas dengan jiwa muda.<span id="more-319"></span></p>
<p>Salah satunya adalah Aria Rajasa, CEO GantiBaju.com, sebuah <a href="http://www.thebalina.com/portfolio" target="_blank">distro <em>online</em> </a>dengan konsep desain kaos berkultur Indonesia yang diciptakan dari<em> user</em> dan untuk<em> user</em>. Hanya dalam waktu setahun, <a href="http://www.gantibaju.com" target="_blank">GantiBaju.com</a> mampu mencetak 600 kaos per bulannya dengan harga per kaos Rp 120.000-150.000.</p>
<p>Tidak hanya itu, akibat kesuksesannya tersebut, situs GantiBaju.com didaulat menjadi The Most Promosing Startup dalam ajang SparxUp Awards 2010. Usaha yang dirintis Aria beserta lima kawannya ini pun berhasil mendirikan dua buah outlet di Fx Sudirman, Jakarta dan Bandung.</p>
<p>Lalu, apakah GantiBaju.com itu? &#8220;Gantibaju.com ini sebenarnya berawal dari ide naif kita berlima yang <em>pengen</em> bikin hal-hal berbau indonesia tapi untuk anak muda. Akhirnya kami <em>kepikiran </em>kaos, tapi masalahnya kami nggak ada yang bisa desain. Dibentuklah konsep desain dari user,&#8221; ujar Aria.</p>
<p>Ia mengungkapkan situs yang digarap tersebut merupakan situs<em> clothing line</em> dengan desain seluruhnya dari <em>user</em>. Setiap <em>user </em>yang mengupload desain kaosnya, nanti akan dipilih oleh <em>user</em> lainnya. Kalau paling banyak terpilih, maka akan menjadi desain pilihan yang akan dicetakkan menjadi kaos dan dijual.</p>
<p>&#8220;Kami memang mengutamakan eksklusivitas jadi cetaknya juga terbatas maksimal 200 per desain. <em>User </em>yang terpilih desainnya juga akan mendapat uang Rp 1 juta dan 10 persen royalti,&#8221; ungkap Aria.</p>
<p>Ditanya tentang keseriusannya menggarap bisnis ini, Aria dengan lantang menjawab, &#8220;Dari awal kami sudah serius. Kalau bisnis ini tidak menguntungkan kami tidak akan bertahan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Terlebih dengan adanya penghargaan The Most Promising Startup dari SparxUp Award 2010 ini, Aria mengaku semakin terpacu untuk mengembangkan bisnisnya tak hanya di Indonesia tapi juga mancanegara.</p>
<p>&#8220;Sekarang wilayah distribusinya memang baru Jakarta, Semarang, dan Bandung. Tapi ke depan kami akan menjangkau pasar luar negeri dengan bekerja sama dengan distributor luar juga,&#8221; tandas Aria. Selain media kaos, Aria mengaku, juga tengah menggodok media-media baru seperti jaket, sepatu, dan tas agar pilihan produk akan semakin bervarian.</p>
<p>by : <span>Sabrina Asril                                   &amp; Jimmy Hitipeuw</span></p>
<p><span>Source : Kompas<br />
</span></p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/btn/button_75104" title="Berbisnis dengan Memikat Komunitas Maya" url="http://www.thebalina.com/berbisnis-dengan-memikat-komunitas-maya.php"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thebalina.com/berbisnis-dengan-memikat-komunitas-maya.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Menjadi Pusat Busana Muslim</title>
		<link>http://www.thebalina.com/indonesia-menjadi-pusat-busana-muslim.php</link>
		<comments>http://www.thebalina.com/indonesia-menjadi-pusat-busana-muslim.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 04:20:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Mengantar UMKM Menembus Pasar Global]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Busana Muslim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.thebalina.com/?p=306</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia berpeluang besar menjadi pusat perhatian Islamic Fashion dunia. Negara ini memiliki populasi Muslim terbesar di dnia serta memiliki kekayaan kultur dari ribuan suku yang tersebar di Nusantara. Kondisi ini merupaka aset yang sangat berharga dan tidak dimiliki negara lain di dunia. &#8220;Sudah saatnya kita memanfaatkan kekayaan kultur ini sebagai pengungkit dan pendorong utama untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-307" title="muslim fashion" src="http://www.thebalina.com/wp-content/uploads/2010/07/muslim-fashion.jpg" alt="muslim fashion" width="575" height="431" />Indonesia berpeluang besar menjadi pusat perhatian <a href="http://muslimfashion.org/" target="_blank"><strong>Islamic Fashion </strong></a>dunia. Negara ini memiliki populasi Muslim terbesar di dnia serta memiliki kekayaan kultur dari ribuan suku yang tersebar di Nusantara. Kondisi ini merupaka aset yang sangat berharga dan tidak dimiliki negara lain di dunia. &#8220;Sudah saatnya kita memanfaatkan kekayaan kultur ini sebagai pengungkit dan pendorong utama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berbasis <a href="http://www.thebalina.com/" target="_blank"><strong>industri kreatif</strong></a>. <span id="more-306"></span></p>
<p>Pada gilirannya, itu akan membangun salah satu pilar pertumbuhan ekomii yang potensial, yakni pengembangan industri religi.&#8221; kata Edy Purtra Irawadi, Deputy Bidang Koordinasi Industri dan Perdagangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.  Indonesia Islamic Fashion Consortium (IIFC) yang didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Kebuayaan dan Pariwisata, Kemeterian Perindustrian, serta Kementerian Perdagangan mencanangkan kampanye <a href="http://www.thebalina.com/testimonial-toko-online-grosir-jilbab.php" target="_blank"><strong>&#8221; Menuju Indonesia sebagai Kiblat Fesyen Muslim Dunia pada Tahun 2020&#8243;</strong></a>.</p>
<p>Source : OSA</p>
<script type="text/javascript" class="owbutton" src="http://onlywire.com/btn/button_75104" title="Indonesia Menjadi Pusat Busana Muslim" url="http://www.thebalina.com/indonesia-menjadi-pusat-busana-muslim.php"></script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.thebalina.com/indonesia-menjadi-pusat-busana-muslim.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

