Posted by admin on Mar 3rd, 2013 | 0 comments
SETENGAH ABAD TAS ELIZABETH
Handoko Subali (85) dan Elizabeth Halim (72) tidak pernah bermimpi usaha tas Elizabeth yang mereka rintis tahun 1963 berkembang pesat dan mencapai usia 50 tahun pada tahun ini. Dan kini, gerai tas Elizabeth tersebar di sejumlah kota di Indonesia, hampir di semua ibu kota provinsi di negeri ini.
Jika pada awalnya Handoko memasarkan sendiri tas dengan naik sepeda dari...
Posted by admin on Feb 26th, 2013 | 0 comments
Mengikuti panggilan hatinya, Yuli Wijayasari (37) memilih menekuni dunia pembuatan perhiasan atau aksesori. Yuli pun kemudian meninggalkan pekerjaan yang telah 16 tahun ia tekuni sebagai asisten apoteker di sebuah apotek di Solo, Jawa Tengah.
Dengan begitu, ia bisa lebih fokus terjun mengurusi usaha kreatif pembuatan aksesori. Awalnya Yuli hanya sekedar memanfaatkan waktu luang di luar jam...
Posted by admin on Feb 20th, 2013 | 0 comments
Begitu menyelesaikan studinya di Jurusan Teknk Mesin Universitas Glasgow, Inggris, Gindra Tardy (51) bekerja di perusahaan elektronik di Singapura. Pekerjaan itu ia tinggalkan saat orangtuanya memintanya pulang ke Medan, Sumatera Utara.
Kepulangan itu ternyata membawanya mendirkan perusahaan eksportir produk laut yang sejatinya jauh dari bidang studinya di bagian mesin. Berdirilah PT Toba Surumi...
Posted by admin on Jan 28th, 2013 | 0 comments
Usaha Kerajinan Lambang Negara Garuda Pancasila
Empat tahun silam, Mokhamad Masdukin (39), warga Dusun Pakis Wetan, Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memulai usaha kerajinan lambang Negara Garuda Pancasila. Sebelumnya, dia membuka usaha kerajinan model makanan dari bahan “fiberglass”.
Masdukin tergerak untuk membuka usaha kerajinan lambang Negara Garuda...
Posted by admin on Jan 15th, 2013 | 0 comments
KEBAYA ENCIM
Ketika banyak orang memodifikasi kebaya menjadi sangat modern, Henny Hasyim justru berjibaku mencari peninggalan leluhur itu ke segala pelosok negeri. Dia pun membuat duplikatnya dengan kualitas kain dan bordiran yang nyaris sama dengan aslinya.
Mesin bordir yang digunakan pun masih model lama, yakni mesin pancal yang dioperasikan dengan kain. Jadi, bukan guntingan apalagi...
Posted by admin on Dec 30th, 2012 | 0 comments
Di tangan Samsudiredja Sunadim (61), usaha keluarga berupa produk rajutan yang ditanganinya sejak tahun 1980-an dapat bertahan sampai saat ini. Bahkan, laki-laki sarjana ekonomi itu dapat mengembangkan bisnis dengan memproduksi kain dan cairan pelapis khusus untuk penampung air hingga pupuk organik cair.
Samsudiredja juga bersyukur, dari krisis ekonomi yang terjadi tahun 1997, ancaman...
Posted by admin on Dec 22nd, 2012 | 1 comment
Pemanfaatan tenun ikat dari Nusa Tenggara Timur terus berkembang. Selain untuk seragam dan tas, juga dibuat menjadi sepatu.
Bahan dasar sepatu tetap karet, tetapi pada bagian atas menggunakan tenun ikat disesuaikan dengan selera konsumen. Sebelumnya, tenun ikat hanya dijahit menjadi kemeja, jaket, jas, rok, celana panjang, tas, dompet, taplak meja, hiasan dinding atau syal.
Alaudin Kamaludin...
Posted by admin on Dec 2nd, 2012 | 0 comments
Sebagian orang memandang sabut kelapa hanya sebagai sampah. Namun, sabut kelapa menjadi tambang uang bagi Ady Indra Pawennari (39) sejak tiga tahun terakhir. Ady mendapat omzet hingga Rp 135 juta per bulan dari pengolahan sabut kelapa.
Pergulatan Ady disabut kelapa bermula dari kejenuhan pada bisnis konstruksi di Kepulauan Riau. Namun, bisnis itu sarat spekulasi dan butuh modal besar....
Posted by admin on Nov 26th, 2012 | 1 comment
Hendrati Sri Kristiyaningsih (46), pegawai negeri sipil di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, punya jiwa wirausaha yang kuat. Apa pun dia lakoni, mulai dari membuat aneka kerajinan tangan, membuat penganan kecil, hingga mengawali pembuatan abon lele.
Jiwa berwirausaha perempuan yang akrab disapa Hendrat itu berawal saat mendapat perlakuan berbeda dibandingkan dengan ketujuh saudaranya. Semua kakak...
Posted by admin on Nov 20th, 2012 | 0 comments
Lokasi rumah tinggalnya dengan Waduk Kebraon, kecamatan Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur, sangat dekat. Aktivitas banyak orang memotong dan mengeringkan eceng gondok memotivasi Wiwit Manfaati (46) mengolahnya menjadi produk kerajinan dengan nilai tambah.
Awalnya eceng gondok (Eichornia crassipes) kering dijual oleh sekelompok orang ke beberapa kota di Indonesia bahkan diekspor ke Korea...